NAMA P2MKP : CITOMI
NAMA PENGELOLA : S. Nana Sulyana
ALAMAT : Jl. Tanggulun Barat Kp. Krajan RT.03 RW.01 Desa Tanggulun Barat Kec. Kalijati Kab. Subang
TELP/HP/FAX/EMAIL : 0260-460103, 081572674836, uprcitomi@gmail.com
USAHA PERIKANAN YANG DIKELOLA : Budidaya Ikan Nila Merah dan Nila Hitam
KAPASITAS PRODUKSI : Data Produksi Larva Nila Merah dan Nila Hitam pada tahun 2009 adalah 43.548.000  Ekor Nila Hitam dan 10.892.000 Ekor Nila Merah
PRESTASI :

CITOMI adalah P2MKP dengan bidang usaha Budidaya Ikan Air Tawar khususnya Ikan Nila Merah dan Nila Hitam yang berlokasi di Jl. Tanggulun Barat Kp. Krajan RT.03 RW.01 Desa Tanggulun Barat Kec. Kalijati Kab. Subang yang dikelola oleh Bp S. Nana Sulyana.

Lokasi UPR CITOMI di Ds. Tanggulun Barat Kec. Kalijati Kab. Subang. Berada pada ketinggian 100 m dpl dengan luas lahan 2,5 ha dan suhu siang hari berkisar antara 25 – 33 Co. UPR CITOMI bergerak dalam bidang pembenihan dimulai dari tahun 1980. Usaha pembenihan ini bermula dari ikan mas dan tawes, pada tahun 1997 di mulai pembenihan nila hitam dan nila merah sampai sekarang. Sampai dengan saat ini UPR Citomi memiliki 28 jumlah kolam yang terbagi atas Kolam karantina induk : 3 kolam, Kolam penyimpanan larva : 2 kolam, Kolam pemijahan nila hitam : 5 kolam, Kolam pemijahan nila merah : 12 kolam dan Kolam pendederan : 6 kolam. Sedangkan untuk jumlah tenaga kerja yang ada di UPR Citomi adalah sebanyak 22 orang yang terdiri dari tenaga kerja laki – laki 16 orang, tenaga kerja perempuan 6 orang. Induk ikan nila hitam yang dimiliki Citomi adalah sebanyak 19,7 paket yang berasal dari BBPBAT Sukabumi dengan jenis induk nila gesit (367 ekor) dan nila gift (jantan 258 ekor dan betina 2050), PT. Charoen Phokphan dengan jenis induk nila gift (jantan 148 ekor dan betina 591 ekor), BPBI Wanayasa dengan jenis induk nila nirwana (jantan 1074 ekor dan betina 3416 ekor). Sedangkan untuk nila merah jumlah paket yang terdapat di Citomi adalah PT. Charoen Phokphan (jantan 1168 ekor dan betina 3757 ekor), BPBI Wanayasa (jantan 222 ekor dan betina 614 ekor) dan hasil silangan sendiri (jantan 828 ekor dan betina 3147 ekor).

Berdasarkan Latar belakang dan potensi yang dimiliki UPR Citomi dalam menekuni usaha di bidang perikanan budidaya ikan air tawar khususnya nila merah dan nila hitam, serta dengan luas usaha dan kapasitas produksi dan dengan jumlah tenaga kerja yang banyak menjadikan tempat usahanya sebagai Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dikarenakan ingin berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengalaman kepada masyarakat lain. Upaya peningkatan SDM sudah dimulai sebelum UPR Citomi dikukuhkan sebagai P2MKP yaitu melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar tentang teknis budidaya dan pembenihan ikan nila merah dan nila hitam. Selain hal tersebut UPR Citomi juga mempunyai komitmen membantu program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan tercapainya harapan pemerintah, juga rasa tanggung jawab berbuat kepada masyarakat.

Keberadaan UPR Citomi sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dengan penyerapan jumlah tenaga kerja serta kesuksesan bp. S. Nana Sulyana dalam berusaha pembenihan dan budidaya ikan nila merah dan nila hitam menjadikan Citomi tempat untuk belajar sehingga masyarakat dapat menirunya dan ditanamkan ditempatnya masing-masing sehingga peningkatan tingkat taraf hidup masyarakat akan terangkat dengan berbudidaya ikan nila merah dan nila hitam. Namun agar P2MKP Citomi lebih dapat berbagi pengetahuan kepada saudara-saudara yang lain, mengingat yang menginginkan pelatihan juga banyak yang berasal dari daerah lain dan jauh maka Citomi sedang berusaha menambah fasilitas penginapan dan sarana pelatihan yang lain sehingga proses transfer ilmu dapat berjalan dengan baik, untuk itu mohon dukungan berbagai pihak.

Bpk. S. Nana Sulyana sebagai pengelola P2MKP Citomi berharap dengan keberadaan Citomi ditengah-tengah masyarakat subang dapat menularkan kompetensi yang dimiliki kepada masyarakat lainnya yang ingin meniru kesuksesan dalam berbudidaya ikan air tawar khususnya ikan nila merah dan nila hitam, karena beliau berkeyakinan apabila dalam berusaha budidaya ikan mau berbagi kepada yang masyarakat lain sehingga masyarakat meniru kesuksesan kita, Insya Allah rejeki dan kemudahan akan di limpahkan pada kita, dan dengan bekerjasama maka kita akan lebih kuat dan maju.

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar