NAMA P2MKP : GRAHA MINA MANDIRI
NAMA PENGELOLA : Suhaimi, S.Pi
ALAMAT : Jl. Syech Ja’far Dusun III RT13 RW 16 Desa Koto Masjid Kec XIII Koto Kampar Kab. Kampar
TELP/HP/FAX/EMAIL : 08127530830
USAHA PERIKANAN YANG DIKELOLA : Pembenihan, Pembesaran dan Pembuatan Pakan Ikan Patin
KAPASITAS PRODUKSI :
  1. Pembenihan ikan Patin yang telah bersertifikat CPIB, jumlah pembenihan 2 unit dengan kapasitas produksi 1.200.000 ekor/ bulan.
  2. Pembesaran juga telah mendapatkan sertifikat CBIB,  jumlah kolam 30 unit dengan luas kolam 7 Ha dan kapasitas produksi 30 ton/ bulan.
  3. Pembuatan Pakan, dimana pabrik pellet yang dimiliki 2 unit dengan kapasitas 3 ton/hari dengan FCR 2:1.
  4. Dibidang pengolahan antara lain ; nugget ikan, kerupuk dan abon.
PRESTASI :
  1. Mendapatkan Penghargaan ADIBAKTI MINA BAHARI tahun 2009;
  2. Juara Pertama Pengolahan Ikan tingkat provinsi Riau tahun 2009.


Latar belakang bp Suhaimi menekuni usaha di bidang perikanan dan menjadikan tempat usahanya sebagai Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dikarenakan ingin berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengalaman kepada masyarakat lain yang membutuhkan terutam a di sekitar usahanya. Upaya peningkatan SDM petani sudah dimulai sebelum GMM dikukuhkan sbagai P2MKP yaitu melakukan penyuluhan kepada petani sekitar tentang teknis budidaya, pembuatan pakan dan pengolahan ikan, mencari upaya pengadaan modal dengan pihak CSR Telkom dengan pinjaman lunak, mengadakan pelatihan bekerjasama dengan pihak sponsor dan Balai Pelatihan maupun Universitas. Selain hal tersebut GMM juga mempunyai komitmen membantu program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan tercapainya harapan pemerintah dibidang perikanan, juga rasa tanggung jawab berbuat kepada masyarakat. Hal ini dapat dibuktikan sekarang dengan berkurangnya angk a kemiskinan di desa GMM berada, yang sebelumnya 30% pada saat ini tingggal 3% yang masih miskin.

Kawasan GMN merupakan sentra perikanan yang cukup besar di Riau yang dikenal dengan Kampung Patin dengan luas kolam budidaya ± 50 Ha jumlah kolam 760 unit, jumlah pembudidaya 257 KK dan jumlah kelompok tani 12 kelompok dengan dukungan pabrik pembuat pakan ikan berjumlah 22 unit dan usaha lain selain budidaya adalah pengolahan ikan asap.

Selain potensi tersebut Koto Panjang masih memiliki potensi waduk PLTA saat ini telah ada 3.4222 unit KJA dengan 130 orang pelaku usaha yang menghasilkan produksi 50 Ton/hari.

Berdasarkan potensi tersebut maka keberadaan P2MKP GMM dikoto masjid sangat diperlukan, hampir semua sarana dan prasarana pelatihan telah GMM miliki. Namun agar P2MKP GMM lebih dapat berbagi penge tahuan kepada saudara-saudara yang lain, mengingat yang menginginkan pelatihan juga banyak yang berasal dari daerah lain dan jauh maka GMM sedang berusaha menambah fasilitas penginapan dan sarana pelatihan untuk itu mohon dukungan berbagai pihak.

Bp suhaemi yakin apabila dalam berusaha kita mau berbagi kepada yang lain Insya Allah rejeki dan kemudahan akan di limpahkan pada kita, dan dengan bekerjasama maka kita akan lebih kuat dan maju

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar