NAMA P2MKP : KELOMPOK FAJAR
NAMA PENGELOLA : Farida Matatula Tanne
ALAMAT : Jl. Hatiary Dusun Oumduty RT 01 RW 11 Latuhalat Kec. Nusaniwe Kota Ambon
TELP/HP/FAX/EMAIL : (0911) 323471 / 081343300097
USAHA PERIKANAN YANG DIKELOLA : Pengolahan Hasil Perikanan
KAPASITAS PRODUKSI : Produksi abon ikan sekitar 50 kg / bulan, nugget ikan 30 kg / bulan, baso ikan 30 kg / bulan
PRESTASI :
  1. Juara I Lomba Pengolahan Hasil Perikanan yang diselenggarakan oleh Ditjen P2HP KKP di Ambon pada tahun 2011;
  2. Juara I Lomba Pengolahan Hasil Perikanan yang diselenggarakan oleh Deperindag tingkat Provinsi pada tahun 2009;
  3. Juara II Lomba Pengolahan Hasil Perikanan tingkat provinsi pada tahun 2008.

KELOMPOK FAJAR adalah P2MKP dengan bidang usaha Pengolahan Hasil Perikanan yang berlokasi Jl. Hatiary Dusun Oumduty RT 01 RW 11 Latuhalat Kec. Nusaniwe Kota Ambon yang dikelola oleh Ibu Farida Matatula Tanne.

Pada awalnya Kelompok Fajar terbentuk dari usaha penangkapan. Usaha penangkapan ini terbentuk pada tahun 2001, sedangkan untuk usaha pengolahan terbentuk pada tahun 2002 diprakarsai oleh bp. Max Matatula dan istrinya. Latar belakang berdirinya kelompok ini adalah untuk memberdayakan Ibu – ibu nelayan dengan memanfaatkan hasil penangkapan yang melimpah sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga nelayan. Kelompok ini terdiri dari empat orang yang merupakan istri dari para nelayan. Produk olahan yang pertama kali dibuat oleh Kelompok Fajar adalah abon ikan dari ikan cakalang. Pada tahun 2004 Kelompok Fajar mendapatkan pelatihan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dimotori oleh Dr. Ir. Viktor Nikijuluw tentang pengenalan alat pengolahan dan jenis-jenis produk olahan ikan. Sedangkan pada tahun 2007 Kelompok Fajar kembali mendapat pelatihan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon tentang tata cara penggunaan alat-alat pengolahan hasil perikanan seperti mixer, vacuum press, molen dan lain-lain.

Pada awal kegiatan usaha Kelompok Fajar memiliki sarana dan prasarana berupa bangsal berukuran 3 x 4 m2 dan masih menggunakan peralatan yang seadanya. Namun sejalan dengan berkembangnya usaha Kelompok Fajar, pada tahun 2008 fasilitas yang dimiliki oleh Kelompok Fajar sudah memenuhi standard an higienis berupa bangsal pengolahan yang berukuran 5 x 10 m2 dan peralatan yang modern sehingga produk olahan dapat bersaing dipasar lokal maupun antar pulau. Modal awal menekuni usaha pengolahan hasil perikanan adalah sebesar Rp. 10.000.000. Dari modal tersebut digunakan untuk pengadaan peralatan dan pembangunan bangsal pengolahan.

Berdasarkan latar belakan Kelompok Fajar menekuni usaha di bidang Pengolahan Hasil Perikanan menjadikan tempat usahanya sebagai Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dikarenakan ingin berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengalaman kepada masyarakat lain yang membutuhkan terutama di sekitar usahanya. Upaya peningkatan SDM sudah dimulai sebelum Kelompok Fajar dikukuhkan sebagai P2MKP yaitu melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat sekitar tentang Pengolahan Hasil Perikanan juga melayani konsultasi bagi kelompok atau masyarakat yang sudah mengikuti pelatihan di Kelompok Fajar. Selain hal tersebut Kelompok Fajar juga mempunyai komitmen membantu program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan tercapainya harapan pemerintah dibidang perikanan, juga rasa tanggung jawab berbuat kepada masyarakat.

Adapun basis usaha utama dari Kelompok Fajar adalah Pengolahan Hasil Perikanan. P2MKP Kelompok Fajar mempunyai skala produksi abon ikan sekitar 50 kg / bulan, nugget ikan 30 kg / bulan, baso ikan 30 kg / bulan.

Keberadaan P2MKP Kelompok Fajar di Kota Ambon sangat diperlukan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar khususnya. Kelompok Fajar sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, serta banyaknya permintaan untuk magang atau berlatih bahkan banyak dari masyarakat luar Kota Ambon. Ibu Farida Matatula Tanne bersedia berbagi ilmu dengan masyarakat lain. Selain itu akan memperbanyak relasi dan kawan dalam berusaha serta yakin apabila dalam berusaha kita mau berbagi kepada yang lain rejeki dan kemudahan akan di limpahkan pada kita, dan dengan bekerjasama maka kita akan lebih kuat dan maju.

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar