LOMBOKita – Pelatihan yang dilakukan oleh P2MKP “ASKOT” Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerjasama dalam pengolahan aneka produk pangan berbasis ikan dan rumput laut bagi UMKM binaan Dinas Kelautan, Perikanan, Energi &Sumber Daya Mineral Kabupaten Serang Provinsi Banten.

pelatihan askot

“Tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pengelolaan ikan dan rumput laut,” kata Pengelola P2MKP “ASKOT” NTB, Waluyo TS kepada LOMBOKita, Jum’at (26/4/2013).

pelatihan askot 2

Harapan itu, lanjut Waluyo, agar keluaran atau output terlatihnya kelompok UMKM dalam hal teknis pengolahan ikan dan rumput laut dan terciptanya peluang pasar disamping

target pencapaian (deliverabe) adalah terampilnya 10 orang pengolah ikan dan rumput laut dalam hal memproduksi aneka produk olahan berbasis ikan dan rumput laut, mulai dari pebuatan bahan baku hingga pemasarannya.

Selain itu agar semua peserta atau alumni pelatihan bisa memproduksi apa yang diajarkan oleh P2MKP “ASKOT”.

“Kami juga menginginkan agar dinas terkait dapat menindaklanjuti apa yang dibutuhkan untuk tercipta produk unggulan daerah berbasis ikan dan rumput laut, serta kepada P2MKP “ASKOT” agar berkenan bekerjasama untuk peserta yang lebih luas,” harap Waluyo.

Waluyo juga mengatakan, ada beberapa rekomendasi dari Ketua P2MKP “ASKOT”, Nunuk Nurhaerani, yaitu peluang pasar untuk produk bahan baku yaitu rumput laut kering tawar.

Dari sisi kelembagaan, ada 2 kelompok peserta yang memungkinkan untuk didorong mengajukan diri kepada BP SDM KP RI untuk mengelola lembaga P2MKP yaitu kelompok pengolahan hasil dan budidaya ikan air tawar.

Disamping itu, kerjasama dalam bidang pemasaran, UMKM Kabupaten Serang agar bisa difasilitasi masuk pasar Jakarta, produk “ASKOT” dan produk Serang Banten juga diharapkan turut serta saat pembukaan perwakilan pemasaran di Bali.

Dari pelatihan dan beberapa usulan yang ada juga diharapkan mampu terciptanya produk hasil olahan dari produkn unggulan daerah seperti Dodol Rumput Laut, Jelly Rumput Laut, Kerupuk Rumput Laut dengan tambahan aneka sayur, Amplang ikan tenggiri.

“Peserta ada yang sudah mengikuti beberapa kali pelatihan tentang pembuatan amplang ikan, namun setelah mengikuti pelatihan di P2MKP “ASKOT”, kini bisa mengembangkan dan rasanya enak,” tutur Waluyo. (ari)


Sumber : www.lombokkita.com / 26 April 2013


Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar