BERITABEKASI.CO, Babelan – Pusat pelatihan mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), Kerang Bekasi itulah nama yang populer di Kabupaten Bekasi. Industri kerajinan kerang yang berlokasi di Jalan Perjuangan Rt 004/04 Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sangat dominan dalam menangani pelatihan kerajinan kulit kerang (Laminasi).

Berharap mampu berkiprah membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM taraf hidup masyarakat kelas bawah dan mengurangi pengangguran. Dengan kondisi wilayah Kabupaten Bekasi yang maju pesat namun pengangguran tidak berkurang maka perlu adanya balai pelatihan kerajinan tangan.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan untuk wilayah Kabupaten Bekasi terutama daerah pesisir pantai sangat berpotensi untuk mengembangkan dan memanfaatkan limbah atau sampah kulit kerang yang berserakan.

Maka P2MKP Kerang Bekasi merasa perlu untuk melakukan pelatihan secara priodik terhadap para pengangguran.

Kerajinan kulit kerang untuk di Indonesia hanya ada Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Wilayah Jawa Barat khususnya di Bekasi yang sudah berstandar internasional, terbukti dengan adanya ekspor sejak tahun 1996 maupun masih melalui tranding atau eksportir dan meningkatnya permintaan pasar. Bahkan sudah sangat sering menolak order dan pasaran luar negeri.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas (P2MKP) Kerang Bekasi bermaksud meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar. Dengan pertimbangan tersebut kami berkeyakinan dapat mengembangkan dan menumbuhkan pengrajin baru yang memiliki standar produksi ekspor serta SDM yang handal dan terampil, bukan itu saja pelatihan di tempat industri Kerang Bekasi sampai memiliki sertifikat,” ungkap pria yang akrab disapa Apri.

Menurut Apri, sejak tahun 1997 dirinya sudah ekspor ke beberapa negara Asia, seperti Jepang dan Korea. Termasuk ekspor ke Eropa, yakni Belanda, dan Itali, bahkan ke Timur Tengah, Arab Saudi.

“Untuk karyawan kita kebanyakan yang putus sekolah, ibu rumah tangga ya kita berdayakan dan hasil kreasi mereka ternyata laku pesat dan kita bisa ekspor keluar neger. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Kerang Bekasi ini kita sering mengikuti event ke berbagai daerah seperti Solo, Jakarta, bahkan Senin depan kita akan ikut pameran di Jakarta,” katanya.

Apri menambahkan, untuk produk kerangn yang paling diminati konsumennya adalah tatakan piring makan.

“Yah…kerang yang dibuat seperti tatakan piring paling diminati. Kalau untuk produksi kita ada berbagai macam seperti lampu-lampu tempat tisu dan masih banyak lagi. Untuk bahan baku kita ngambil kerang di pantai Muaragembong, ternyata menurut sebagian orang itu sampah ternyata kalau kita kelola itu punya nilai ekonomis yang cukup menjanjikan bahkan sampai laku pesat keluar negeri,” pungkasnya.

Sumber : Reporter Aji, link sumber klik di sini >>

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar