AGAM – Dalam rangka meningkatkan kemampuan teknis pembudidaya ikan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP). Kabupaten Agam menyelenggarakan kegiatan Temu Lapang/Pembekalan Teknis bagi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Penerima paket bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 15 Agustus 2024, bertempat di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP). Sangkuriang Jaya Agam, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang. Pelatihan diikuti oleh 20 pembudidaya ikan yang berasal dari tiga kelompok pembudidaya ikan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain memperoleh bantuan fasilitas, kelompok penerima juga perlu memiliki pengetahuan teknis. Kemampuan pengelolaan kelompok agar kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik.
Baca Selengkapnya : P2MKP IPSA Bali Gelar Webinar Teknologi Fermentasi
Pembukaan Dihadiri Unsur Pemerintah dan Penyuluh Perikanan
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam beserta jajaran Bidang Perikanan Budidaya dan Perikanan Tangkap. Hadir pula Camat Tilatang Kamang, para wali nagari se-Kecamatan Tilatang Kamang, serta seluruh penyuluh perikanan wilayah Agam bagian Timur.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan penyuluh perikanan. Ini menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kegiatan budidaya ikan Agam. Sinergi berbagai pihak diperlukan agar program bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada penyerahan sarana dan prasarana, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kelompok penerima.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pembekalan teknis. Materi disampaikan oleh tiga narasumber yang memiliki latar belakang dan bidang keahlian berbeda, sehingga peserta mendapatkan pembekalan dari sisi teknis budidaya, pemahaman petunjuk pelaksanaan bantuan, hingga pengelolaan kelembagaan kelompok.
Narasumber pertama adalah Doni Afdison, S.Pi., selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Perikanan Tangkap DKPP Kabupaten Agam. Ia menyampaikan materi mengenai penjelasan petunjuk teknis kepada kelompok penerima paket bantuan budidaya.
Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai petunjuk teknis yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan bantuan sarana dan prasarana. Pemahaman terhadap ketentuan bantuan menjadi hal penting agar fasilitas yang diterima dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Kepala DKPP Agam Tekankan Pemanfaatan Bantuan DAK
Narasumber kedua, Elfiyanto, S.E., yang merupakan praktisi budidaya sekaligus pengelola P2MKP Sangkuriang Jaya Agam, menyampaikan materi tentang teknis budidaya ikan air tawar. Materi ini berkaitan langsung dengan kegiatan utama para peserta sebagai pembudidaya ikan.
Melalui pembekalan teknis tersebut, peserta memperoleh tambahan pengetahuan mengenai kegiatan budidaya ikan air tawar. Pengetahuan teknis menjadi salah satu bekal yang dibutuhkan kelompok untuk menjalankan usaha budidaya dengan memanfaatkan sarana dan prasarana bantuan secara tepat.
Selanjutnya, Toguan Sihombing, S.Pi., selaku Penyuluh Perikanan Kabupaten Agam, menyampaikan materi mengenai penguatan kelembagaan dan permodalan serta dinamika kelompok. Materi ini menyoroti pentingnya kemampuan kelompok dalam mengelola organisasi, membangun kerja sama antaranggota, dan memahami aspek permodalan.
Ketiga materi tersebut saling melengkapi. Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan mengenai kegiatan teknis budidaya, tetapi juga memperoleh pemahaman tentang aturan pemanfaatan bantuan dan penguatan kelompok sebagai wadah pengembangan usaha perikanan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam, Rosva Deswira, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diberikan kepada Pokdakan yang menerima bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.
Camat Tilatang Kamang Dukung Pengembangan Pokdakan
Ia berharap kelompok penerima dapat memanfaatkan bantuan yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kemajuan kelompok. Bantuan sarana dan prasarana tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendukung, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kegiatan budidaya ikan di wilayah penerima.
Rosva juga menyampaikan harapan agar bantuan tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan daerah, terutama di Kecamatan Tilatang Kamang. Pengembangan kegiatan budidaya ikan dinilai memiliki keterkaitan dengan ketersediaan pangan dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain mendukung ketahanan pangan, program bantuan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting dan program pengentasan kemiskinan. Dengan pemanfaatan bantuan secara optimal, kelompok pembudidaya diharapkan mampu mengembangkan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat sekitar.
Senada dengan Kepala DKPP Kabupaten Agam, Camat Tilatang Kamang, Noviardi Ismail, S.Sos., juga menyampaikan harapannya agar masyarakat penerima bantuan dapat mengembangkan fasilitas yang telah diterima.
Menurut harapan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, dukungan pemerintah melalui bantuan sarana dan prasarana perlu diikuti dengan kesungguhan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan budidaya.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan hasil bagi kelompok penerima.
Leave a Reply