
Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pelatihan hasil perikanan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui usaha budidaya dan pengolahan hasil perikanan.
Sebagai lembaga pelatihan yang dikelola oleh pelaku utama di sektor kelautan dan perikanan, P2MKP berperan dalam mengembangkan sumber daya manusia. Kegiatan pelatihan mengutamakan pembelajaran berbasis pengalaman agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : P2MKP Pengolahan Usaha Abon Ikan Lele dan Analisis
P2MKP Tingkatkan Keterampilan Masyarakat
P2MKP merupakan bentuk partisipasi dan keswadayaan masyarakat dalam mengembangkan sumber daya manusia. Lembaga ini menjalankan pelatihan perikanan dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat sehingga proses pembelajaran lebih dekat dengan kondisi usaha perikanan setempat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia diperlukan oleh pembudidaya ikan, nelayan, dan pengolah hasil perikanan. Melalui pelatihan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan teknis yang dapat mendukung produktivitas serta pengembangan usaha secara mandiri.
Materi pelatihan disampaikan berdasarkan pengalaman praktis di bidang budidaya perikanan. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami teknik yang dapat diterapkan untuk mengelola usaha dan menghadapi tantangan produksi. Pengetahuan ini juga dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas kegiatan perikanan di lingkungan masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif dan Budidaya Ikan
Salah satu materi utama dalam pelatihan hasil perikanan ini adalah pembuatan pakan alternatif. Materi tersebut menjadi solusi yang dapat dipelajari pembudidaya untuk menghadapi tingginya biaya pembelian pakan, yang berpengaruh terhadap pengeluaran operasional usaha.
Selain pembuatan pakan alternatif, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi dan pedoman teknis budidaya perikanan. Pengetahuan ini diharapkan membantu masyarakat menjalankan kegiatan budidaya dengan lebih terencana dan efisien.
Peserta juga mempelajari teknik budidaya ikan lele, ikan mas, dan ikan nila. Materi mencakup pemeliharaan ikan di kolam maupun menggunakan terpal sebagai alternatif media budidaya.
Dengan keterampilan tersebut, masyarakat dapat mempertimbangkan metode budidaya berdasarkan kondisi lingkungan, ketersediaan lahan, dan kemampuan usaha. Pemahaman mengenai teknik pemeliharaan juga menjadi bekal untuk mengembangkan kegiatan perikanan secara berkelanjutan.
Pembuatan pakan alternatif dan pemilihan metode budidaya yang sesuai dapat membantu pembudidaya merencanakan kegiatan produksi. Pengelolaan usaha yang baik juga perlu memperhatikan kebutuhan ikan, kebersihan kolam, dan pemantauan pertumbuhan agar kegiatan budidaya berjalan optimal.
Dukungan Penyuluhan untuk Pengembangan Usaha Perikanan
Pelaksanaan pelatihan P2MKP mendapat dukungan dari instansi penyuluhan di Kabupaten Kubu Raya. Dukungan tersebut mencakup pendampingan bagi penyuluh swadaya yang berasal dari kalangan pelaku usaha, baik di bidang pertanian, perikanan, budidaya, maupun kegiatan sejenis.
Pendampingan berperan dalam memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Kolaborasi antara lembaga pelatihan, penyuluh, dan pelaku usaha juga dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan produktif.
P2MKP memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pelatihan yang efektif dan efisien di wilayah pengembangan usaha perikanan. Keberadaan lembaga ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pelatihan Kementerian Kelautan dan Perikanan sekaligus membina lembaga pelatihan kewirausahaan masyarakat.
Melalui kerja sama dan pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat dapat memperoleh akses terhadap informasi teknis serta pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan usaha. Hal ini penting agar keterampilan dari pelatihan dapat diterapkan dan dikembangkan dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.
P2MKP Dukung Pengembangan Perikanan di Kalimantan Barat
P2MKP berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dalam pemberitaan saat itu, lembaga ini disebut sebagai P2MKP pertama dan satu-satunya di Kalimantan Barat yang memperoleh pengakuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Keberadaan P2MKP menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperdalam keterampilan budidaya dan mengembangkan usaha perikanan.
Melalui pelatihan pembuatan pakan alternatif, teknik budidaya ikan, dan pemanfaatan teknologi, masyarakat diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari. Dengan demikian, pelatihan hasil perikanan ini dapat mendukung efisiensi biaya produksi, pengembangan usaha mandiri, dan peningkatan pendapatan masyarakat Desa Kapur serta sekitarnya.
Dalam pelatihan kali ini pihaknya akan memberikan materi teori dan praktek pengolahan hasil perikanan. Di antaranya pembuatan nugget, bakso, kaki naga, keong mas, siomay dan keripik teri wijen