
Pembinaan tersebut mengacu pada Pasal 17 ayat (2) Permen KP Nomor 18 Tahun 2024, yang mencakup pengembangan kelembagaan P2MKP, peningkatan kapasitas tenaga kepelatihan, peningkatan kapasitas pengelola, peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan, pembangunan jejaring kerja sama pelatihan, serta peningkatan akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi.
Sebagai tindak lanjut diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan, diselenggarakan P2MKP Action Plan Forum. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menjembatani aspirasi P2MKP sekaligus memfasilitasi penyusunan rencana kerja tahunan yang mendukung pengembangan kelembagaan.
Informasi Lebih Lanjut : Klasifikasi P2MKP Proses Pelayanan dan Penetapan
P2MKP Action Plan Forum sebagai Wadah Penyusunan Rencana Kerja
P2MKP Action Plan Forum bertujuan memfasilitasi lembaga P2MKP dalam merumuskan rencana kerja untuk periode satu tahun mendatang. Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan program pelatihan berjalan sesuai dengan visi dan misi BPPSDMKP.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi informasi bagi P2MKP yang telah ditetapkan. Melalui komunikasi dan koordinasi antarlembaga, peserta dapat menyamakan arah kebijakan, membahas strategi pelaksanaan pelatihan, serta mengevaluasi capaian kinerja pada periode sebelumnya.
Penyamaan arah kebijakan menjadi penting karena P2MKP tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masyarakat yang berbeda. Oleh karena itu, pelaksanaan pelatihan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, tanpa mengabaikan standar dan tujuan pembinaan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data yang tercantum dalam dokumen kegiatan, hingga tahun 2025 terdapat 123 P2MKP yang telah ditetapkan dan masih aktif, tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan lembaga tersebut menjadi potensi penting dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan kelautan dan perikanan.
Tujuh Fokus Penguatan Kelembagaan P2MKP
P2MKP Action Plan Forum memiliki sejumlah tujuan yang saling berkaitan dalam mendukung pengembangan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelatihan.
Pertama, merumuskan rencana kerja tahunan untuk periode satu tahun mendatang. Penyusunan rencana kerja dilakukan agar program dan kegiatan P2MKP memiliki target yang jelas serta selaras dengan visi dan misi BPPSDMKP.
Kedua, menyamakan arah kebijakan melalui penyelarasan kebijakan, strategi, dan arah pelaksanaan pelatihan. Kesamaan arah diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta menjaga konsistensi penyelenggaraan pelatihan di berbagai wilayah.
Ketiga, mengevaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya. Evaluasi terhadap hasil pelaksanaan pelatihan dan kegiatan P2MKP menjadi dasar untuk mengidentifikasi keberhasilan, kendala, serta kebutuhan perbaikan pada periode berikutnya.
Keempat, memperkuat kapasitas dan kelembagaan melalui peningkatan kompetensi tenaga kepelatihan dan pengelola P2MKP. Penguatan ini diperlukan agar lembaga mampu menjalankan fungsi pelatihan secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Kelima, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan. P2MKP didorong untuk menyelenggarakan pelatihan yang efektif, relevan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Materi serta metode pelatihan perlu memperhatikan kebutuhan peserta dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kelautan dan perikanan.
Keenam, membangun jejaring kerja sama pelatihan. Penguatan jaringan antarp P2MKP dan dengan mitra eksternal diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program, memperluas kesempatan berbagi pengalaman, serta memperkuat dukungan terhadap program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Ketujuh, meningkatkan akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi. P2MKP perlu memperoleh informasi dan pengetahuan terbaru untuk mendukung inovasi, memperbarui materi pembelajaran, serta meningkatkan kemampuan dalam menyelenggarakan pelatihan.
Mendorong Pelatihan yang Berkualitas dan Berkelanjutan
P2MKP Action Plan Forum menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kelembagaan secara terencana. Melalui forum ini, penyusunan rencana kerja, evaluasi kinerja, peningkatan kapasitas, dan pengembangan jejaring diharapkan dapat berjalan secara terpadu.
Rencana kerja tahunan yang disusun berdasarkan kebutuhan dan evaluasi dapat membantu P2MKP menentukan prioritas kegiatan secara lebih tepat. Selain itu, koordinasi antarlembaga membuka peluang untuk berbagi praktik baik dan mengembangkan kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, P2MKP diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai lembaga pelatihan mandiri yang mendukung peningkatan kompetensi masyarakat kelautan dan perikanan.
Penyelarasan program dengan visi dan misi BPPSDMKP menjadi landasan agar kegiatan pelatihan tetap terarah, adaptif, dan relevan. Pada akhirnya, penguatan kelembagaan P2MKP diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pelatihan serta mendukung pengembangan sumber daya manusia kelautan dan perikanan di Indonesia.
Leave a Reply