Judul diatas merupakan motto/semboyan dari P2MKP Dejeefish, makna dari motto tersebut adalah kebersamaan berbagai elemen dalam memajukan Perikanan Indonesia ke arah yang lebih baik, intinya kebersamaan disini adalah dalam dunia perikanan diperlukan suatu sistem kerjasama kemitraan yang saling menguntungkan antar sesama Pelaku Budidaya, pola tersebut terbentuk dari Proses pasca Pelatihan yang kemudian para alumni pelatihan tersebut secara otomatis menjadi mitra kerja atau rekan P2MKP Dejeefish, hal itu sejalan dengan tujuan dari dibentuknya Lembaga P2MKP.

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan atau P2MKP adalah lembaga pelatihan/permagangan di bidang kelautan dan perikanan yang dibentuk dan dikelola oleh pelaku utama maju di bidang kelautan dan perikanan baik perorangan maupun kelompok. P2MKP merupakan wujud partisipasi dan keswadayaan masyarakat ikut mengembangkan SDM melalui pelatihan dari, oleh dan untuk masyarakat.

P2MKP Dejeefish

P2MKP Dejeefish dikukuhkan pada tanggal 26 Oktober 2011, selama 3 tahun masa kinerja, P2MKP dejeefish telah melahirkan puluhan bahkan ratusan Alumni Pelatihan Budidaya yang mandiri, handal dan dapat mengispirasi masyarakat sekitar mereka. Ini berarti bahwa kehadiran P2MKP telah dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia.

Materi pelatihan yang disajikan P2MKP Dejeefish tidak hanya mengenai teknik budidaya yang benar, namun juga melatih kewirausahaan dibidang perikanan, termasuk teknik pengolahan hasil perikanan dan pemasaran. Dengan langkah seperti ini, diharapkan alumni pelatihan P2MKP nantinya tidak hanya menjadi pembudidaya dengan teknik yang tangguh tapi juga mampu menjadi pengusaha ikan yang handal

Jenis Kegiatan Pelatihan adalah memberikan pelatihan singkat, tepat dan efisien kepada peserta tentang teknik budidaya ikan air tawar. Mulai dari sistem Pemijahan/perkawinan, pendederan sampai pembesaran ikan, lengkap dengan segala instrumen pendukung budidaya, diantaranya teknik perkolaman, manajemen kualitas air, pencegahan dan penanggulangan penyakit, Teknologi pakan, cara pengemasan/Packing dan pengiriman ikan, Etika dan Teknologi pemasaran, sampai manajemen kelompok budidaya.

Jenis pelatihan yang diselenggarakan oleh P2MKP Dejeefish meliputi; Pelatihan Budidaya Ikan Gurame, Patin, Lele, Baung, Mas, Nila, Nilem dan bawal. Disamping itu untuk melengkapi Proses Budidaya dari Hulu ke Hilir, P2MKP Dejeefish juga menyelenggarakan Pelatihan Teknik Pengolahan Hasil Perikanan. Untuk lebih mengenalkan mengenai budidaya ikan pada Pelajar, P2MKP dejeefish melaksanakan program Fisheries Edutourism, dimana program ini adalah program wisata yang memadukan konsep pariwisata dengan pendidikan Perikanan, menyajikan nilai-nilai pendidikan Perikanan yang diramu dalam paket-paket tourisme guna mewujudkan suasana pendidikan yang menyenangkan dalam suatu perjalanan wisata. Program ini diarahkan untuk memberikan pelayanan bagi sekolah-sekolah yang telah mentradisikan study tour sebagai bagian dari proses pendidikannya sehingga tujuan dan target dari study tour atau studi lapangan bagi pelajar dapat mencapai sasaran secara optimal. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat tercipta generasi mendatang yang cinta, gemar makan ikan dan budidaya Ikan.

Pelaksanaan Pelatihan P2MKP Dejeefish lebih dititik beratkan pada 75% Praktek dan 25% Teori yang dilengkapi dengan Studi kasus dan Diskusi di akhir pelatihan. Dalam akhir pelaksanaan kegiatan, Evaluasi pelatihan sangat diperlukan, evaluasi pelatihan merupakan usaha pengumpulan informasi dan penjajagan informasi untuk menge¬tahui dan memutuskan cara yang efektif dalam menggunakan sumber-sumber latihan yang terse¬dia guna mencapai tujuan pelatihan yang diselenggarakan oleh P2MKP Dejeefish secara keselu-ruhan. Evaluasi pelatihan mencoba mendapatkan informasi-informasi mengenai hasil-hasil program pelatihan Budidaya, kemudian menggunakan informasi itu dalam penilaian. Evaluasi pelatihan juga memasuk¬kan umpan balik dari peserta yang sangat memban¬tu dalam memutuskan kebijakan mana yang akan diambil untuk memperbaiki pelatihan tersebut

Salah satu elemen yang tidak kalah penting dalam penyelenggaraan Pelatihan, yaitu Pendampingan Pasca Pelatihan yang dilakukan dengan cara monitoring, komunikasi implementasi hasil pelatihan dan kunjungan langsung ke lokasi budidaya para Alumni. Hal ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan penyelenggaraan pelatihan yang diadakan oleh P2MKP Dejeefish.

Peserta pelatihan terdiri atas berbagai unsur masyarakat diantaranya dari swadaya individu calon pembudidaya dari seluruh wilayah Indonesia, utusan instansi pemerintah, Pelajar atau Mahasiswa dan lain-lain.

Peningkatan signifikan dari Potensi Sumber Daya manusia di bidang Perikanan sekarang ini sangat dirasakan setelah dibentuknya lembaga P2MKP. Pembentukan P2MKP di hampir seluruh wilayah Indonesia membantu setidaknya menyebarkan informasi mengenai Perkembangan teknik Budidaya yang semakin berubah seiring perkembangan jaman. Alumni pelatihan dari berbagai elemen telah merasakan manfaat yang luar biasa dari Pelatihan yang diselenggarakan oleh seluruh lembaga P2MKP.

Bravo P2MKP, Jayalah Perikanan Indonesia.

Berikut ini merupakan dokumentasi kegiatan P2MKP Dejeefish

1. Fisheries Edutourism

 

2. Gelar Pelatihan Nasional

 

3. Pelatihan Paket P2MKP

 

4. PKL dan Magang

 

 

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar