Menjelang berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada Desember 2015, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk olahan hasil perikanan di Kabupaten Polewali Mandar khususnya dan Nasional pada umumnya memperoleh pekerjaan rumah. UMKM perikanan mesti mampu bersaing dalam pasar tunggal ASEAN. Sebagai pasar terbesar, Indonesia diperebutkan seluruh pelaku usaha di kawasan ini. Sangat banyak produk olahan hasil perikanan dari sektor UMKM, masalahnya mutu produk, teknologi, kemasan dan pasarnya berkembang apa adanya, tak ada inovasi padahal UMKM berperan strategis dalam menyerap tenaga kerja. Selain itu produk kurang berorientasi pasar, standar dasar jaminan mutu, keamanan dan higienitas belum dipenuhi, desain kemasan dan label pun belum standar, serta modal dan skala usaha kecil sehingga efisiensinya rendah ditambah lagi kualitas sumber daya manusianya terbatas baik dalam hal pendidikan, kemampuan teknis maupun manajerial. Karena itu, berbagai langkah perbaikan dan inovasi mutlak diperlukan.

Kabupaten polewali Mandar merupakan daerah yang berada di kawasan maritime dengan garis pantai sepanjang sekitar 89,07 kilometer dan luas perairan 86.921 km2, masyarakat pesisir Polewali Mandar telah menciptakan kebudayaan bahari yang sangat khas. Salah satu upaya pemanfaatan perairan Polewali Mandar adalah aktivitas para nelayan dalam menangkap ikan atau membudidayakan potensi laut lainnya. Di Kabupaten Polewali Mandar perikanan laut memiliki potensi yang cukup besar dimana Produksi perikanan laut tahun 2012 meliputi ikan tuna, ikan cakalang, ikan tongkol, kerapu, kakap dan lain-lain mencapai 18.395,8 ton. Selain itu Budidaya rumput laut di Kabupaten Polewali Mandar menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat yang berdiam di pesisir pantai. Polewali Mandar merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut di Provinsi Sulawesi Barat. Pasalnya daerah ini memiliki potensi rumput laut untuk dikembangkan seluas 2.390 hektar lebih.

Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka P2MKP Zahra Kabupaten Polewali Mandar bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Aertembaga menyelenggarakan pelatihan Pengolahan Produk Olahan Ikan bagi pengolah hasil perikanan di kabupaten Polewali Mandar sebanyak 4 (empat) angkatan dimana setiap angkatan terdiri dari 10 (sepuluh) orang peserta. Pelatihan dilaksanakan mulai tanggal 25 s.d 28 Februari 2014 untuk angkatan 1 dan 2, sedangkan untuk angkatan 3 dan 4 dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 4 Maret 2014.

Kegiatan pelatihan baik angkatan 1 dan 2 maupun aangkatan 3 dan 4 dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengolahan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman Dra. Hj. Kartini yang juga dihadiri oleh Kepala Seksi Pembinaan Kelompok Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman serta pendamping/Suvervisor dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Aertembaga Frine F. Tuju, S.Pi, M.Si dan Frederika Sanggael untuk angkatan 1 dan 2 serta Abubakar, S.St.Pi, M.Si dan Suyadi untuk angkatan 3 dan 4. Dalam sambutannya pada acara pembukaan pelatihan Kepala Bidang Pengolahan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mana melalui BPPP Aertembaga ikut memperhatikan peningkatan kompetensi para pengolah hasil perikanan di kab. Polman melalui pelatihan yang dilaksanakan di P2MKP Zahra. Pengelola P2MKP Zahra Kab. Polman turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPPP Aertembaga dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman yang telah menunjuk P2MKP Zahra sebagai penyelenggara pelatihan, dan berharap para peserta nantinya setelah selesai mengikuti pelatihan dapat tetap berkomunikasi dengan P2MKP Zahra sebagai bentuk jejaring kerja/dunia usaha yang saling menguntungkan untuk memajukan produk olahan hasil perikanan di kab. Polman agar bisa masuk ke pangsa pasar baik di lokal maupun secara nasional.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 4 (empat) hari dengan komposisi teori 20 % dan praktek 80 % dimana materi yang diberikan meliputi ; penanganan ikan, membuat abon ikan, membuat nugget ikan, membuat stick rumput laut, pengemasan produk olahan dan kewirausahaan. Pada pelaksanaan pelatihan angkatan 3 dan 4 Tim PKK Kab. Polman mengundang Pengelola P2MKP Zahra dan seluruh peserta pelatihan untuk melakukan demo memasak olahan hasil perikanan yang dihadiri oleh ketua tim PKK Provinsi Sulawesi Barat Ny. Hj. Enny Anggraeni Anwar (Istri Gubernur Sulawesi Barat) dan Ketua Tim PKK Kab. Polman Ny. Hj. Jumriah Ibrahim Masdar (Istri Bupati Polewali Mandar) dan juga disaksikan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam tim PKK Provinsi Sulawesi Barat di Gedung Nusantara Polewali Kab. Polman pada acara puncak pelaksana Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42.

Pada acara penutupan pelatihan baik angkatan 1 dan 2 maupun 3 dan 4 yang juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pengolahan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman, Pendamping/Supervisor dari BPPP Aertembaga menyampaian ucapan terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Polman dan Pengelola P2MKP Zahra Kab. Polman karena telah bersama-sama dengan BPPP Aertembaga dalam penyelenggaraan Pelatihan Produk Olahan Hasil Perikanan Angkatan 1 s.d 4 kepada 40 orang pengolah di Kab. Polman, dan berharap agar peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan memberikan konstribusi yang nyata dalam pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Polewali Mandar.

Humas BPPP Aertembaga

 

abubakar
BPPP Aertembaga

www.puslat.kkp.go.id BPPP Aertembaga, 19-Maret-2014

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar