CIPANAS–Pelaksana Kelompok Pembudidaya ikan koi “Mina Mutiara” bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP), menggelar pelatihan dasar budidaya ikan koi yang bertempat di kawasan kolam Kampung Tarigu Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.

Kegiatan akan dilaksanakan selama 4 hari, diikuti sekitar 10 peserta, dengan materi yaitu :

  1. Pengenalan,
  2. Morfologi ikan koi (ciri-ciri koi jantan atau betina serta jenis-jenis ikan koi),
  3. Tahapan budidaya (Pemilihan induk, pemijahan, inkubasi telur, pendederan, pembesaran, penyortiran hasil panen dan pencegahan dan pengobatan penyakit),
  4. Analisa Usaha, serta
  5. Evaluasi.

Ketua pengelola P2MKP Mina Mutiara, Ece Abdurahman, menjelaskan, pelatihan budidaya ikan koi diikuti oleh 30 peserta yang dibagi ke dalam 3 angkatan sesuai instruksi dari pusat agar setiap pelatihan diikuti oleh 10 peserta agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan dimengerti oleh para peserta.

“Jadi selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan teori mengenai budidaya ikan koi sekaligus praktek, ” katanya.

Menurutnya, pelatihan budidaya ikan koi sangat penting bagi para pembudidaya di wilayah Cipanas, dikarenakan secara geografis wilayah Cipanas berada di daerah dengan suhu dingin sehingga akan mempengaruhi terhadap hasil budidaya ikan koi.

“Sebenarnya tidak ada masalah yang signifikan terkai dengan suhu. Namun, alangkah baiknya para pembudidaya bisa menyesuaikan atau mengendalikannya sehingga hasilnya bisa bagus,” tuturnya.

Ece berharap, mudah-mudahan dengan adanya program pelatihan ini, budidaya ikan koi di wilayah Cipanas umumnya Kabupaten Cianjur, dapat berkembang dengan hasil budidaya ikan koi yang berkualitas dan dapat memerdayakan para pembudidaya agar lebih menguasai dan memahami bagaimana cara membudidaya ikan koi yang baik.

“Kami juga berharap kepada pemerintah Cianjur dalam hal ini Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan agar senantiasa memberikan dorongan dan bimbingannya agar sektor budidaya ikan koi di Cianjur, lebih maju dan berkembang, ” harapnya. (des)

Sumber Informasi : 

radar sukabumi

Silahkan isi komentar anda di bawah ini :

komentar